Home » » Tanggapan Mahasiswa Universitas Hasanuddin Terhadap Tayangan On The Spot Di Trans7 (KM-12)

Tanggapan Mahasiswa Universitas Hasanuddin Terhadap Tayangan On The Spot Di Trans7 (KM-12)

Written By mediana saputra on Wednesday, 13 February 2013 | 06:45

Saat ini telah banyak bermunculan tayangan televisi yang bersifat dokumentasi untuk mengisi dan menambah jenis tayangan acara di televisi. Tayangan bersifat dokumentasi adalah sebuah tayangan yang dikemas melalui video rekaman yang telah ada sebelumnya. Tayangan ini telah banyak ditayangkan oleh beberapa stasiun televisi swasta Indonesia, antara lain Trans7, Global TV, RCTI, dan ANTV. Tayangan seperti ini telah memberikan banyak informasi, edukasi dan hiburan bagi khalayak sesuai dengan fungsi komunikasi massa itu sendiri.
Salah satu tayangan acara yang bersifat dokumentasi yang banyak disenangi oleh khalayak dan menjadi trendsetteradalah On The Spot yang ditayangkan oleh Trans7. On The Spot adalah program informatif yang menayangkan berbagai hal unik yang terkadang tidak terpikirkan oleh kita sebelumnya dengan disertai penjelasan ringan (www.trans7.com).
1
 
On The Spot sebenarnya bukan tayangan televisi baru, tetapi merupakan tayangan televisi yang berubah konsep. On The Spot tadinya merupakan tayangan televisi yang menayangkan video klip musik, tetapi On The Spot kemudian bertransformasi menjadi program documenter (menurut rating Nielsen, masuk kategori Information: Documentary) yang mengambil potongan klip video dari situs youtube  (www.tabloidbintang.com).
On The Spot dengan konsep information: documentary dikemas dengan menampilkan fenomena, peristiwa, kejadian, dan sebagainya di setiap episodenya dengan satu tema, dan di dalam satu tema tersebut akan ditampilkan 7 contoh fenomena, peristiwa, kejadian dan sebagainya seperti 7 fenomena alam teraneh, 7 hewan terunik di dunia berwarna ungu, 7 hewan terpintar di dunia, dan lain-lain. Angka 7 tersebut melambangkan bahwa tayangan ini di bawah naungan stasiun televisi swasta Trans7.
Seperti yang telah dikemukakan sebelumnya bahwa tayangan On The Spot memiliki fungsi komunikasi massa. Fungsi dari komunikasi massa itu sendiri seperti dikemukakan oleh Effendy (2004;54) yaitu untuk menyiarkan informasi (to inform), untuk mendidik (to educate), dan untuk menghibur (to entertain). Adapun fungsi lain terhadap fungsi komunikasi massa seperti mempengaruhi (to influence), membimbing (to guide), mengeritik (to criticize), dan lain-lain, hanya merupakan tambahan saja terhadap ketiga fungsi sebelumnya.
Fungsi komunikasi massa ini sendiri dapat diperoleh dari teknologi yang sedang berkembang melalui media baik itu media elektronik maupun cetak, seperti televisi, radio, surat kabar, computer, majalah, handphone, dan sebagainya. Media tersebut merupakan media komunikasi massa yang sering dipakai oleh manusia sebagai pemenuhan kebutuhannya, sehingga media tersebut mulai dianggap menjadi bagian dari kebutuhan primer.
Televisi adalah salah satu bentuk teknologi saat ini yang banyak digunakan oleh manusia. Televisi juga merupakan salah satu media komunikasi massa. Semua media massa umumnya mempunyai fungsi komunikasi massa yang sama.
Televisi bukanlah barang mewah lagi karena sudah merupakan kebutuhan setiap orang. Rata-rata orang di dunia ini telah mempunyai televisi di rumahnya karena televisi dianggap dapat memuaskan kebutuhan penggunanya dalam menyampaikan informasi, edukasi dan hiburan karena memiliki audio dan visual yang dipadu-padankan. Orang-orang tidak puas dengan hanya mendengar suara saja, tetapi dengan kehadiran televisi orang-orang akan merasa lebih puas karena adanya suara dan gambar yang ditampilkan.
Sebagai salah satu media elektronik, televisi mempunyai sifat-sifat khas yang dapat dijadikan sebagai kekuatan yang dimilikinya dalam menyampaikan pesan atau informasi kepada masyarakat. Banyaknya televisi dengan berbagai macam harga dan tampilan yang semakin menarik disertai dengan beraneka ragam jenis tayangan membuat khalayak pada umumnya memiliki perangkat elektronik ini.
Melalui televisi, tayangan On The Spot yang ditayangkan oleh salah satu stasiun televisi swasta nasional Indonesia yakni Trans7 mampu meraih kesuksesan di tahun 2011 dan kehadirannya cukup berpengaruh di jam primetime. Tayangan On The Spot telah mampu bersaing dan mengalahkan tayangan televisi lainnya dengan perubahan konsep menjadi Information: Documentary.
Dalam rating Senin (5/9/2011), On The Spot bahkan ada di posisi 2 dengan TVR 4,3 dan share 17,3. On The Spot mampu bersaing ketat dengan program sinetron, animasi dan lawak yang mendominasi top 10 rating.
Tayangan On The Spotmerupakan tayangan yang mempunyai sisi positif karena cukup bermanfaat dalam memberikan informasi kepada khalayak yang berada di Indonesia. Dengan menduduki rating kedua, tayangan On The Spotmemang patut untuk diacungi jempol dan hal ini memperlihatkan bahwa informasi yang disajikan oleh tayangan On The Spotdapat menarik perhatian dari masyarakat luas di Indonesia.
Namun selain mempunyai sisi positif, On The Spot juga mempunyai sisi negatif dalam penayangan episodenya. Tayangan On The Spot mendapatkan teguran dari Komisi Penyiaran Indonesia atau KPI terkait episode yang menayangkan hewan penyu.
Tayangan ini mendapat sanksi administratif teguran tertulis pada 28 Desember 2011. KPI menjelaskan, "Pada tanggal 23 November 2011 pukul 19.52 WIB menayangkan informasi tentang pembantaian penyu hijau yang dalam program disebutkan konon digunakan untuk upacara keagamaan bagi masyarakat Hindu Bali. Bersamaan dengan penyampaian informasi tersebut, ditayangkan adegan masyarakat Hindu Bali yang sedang menjalankan Ibadah. KPI Pusat menganggap program tidak hati-hati dalam penayangan informasi yang validitasnya tidak diverifikasi kembali dengan umat Hindu Bali. Penayangan hal terebut telah melanggar P3 KPI 2009 Pasal 6 dan 7 serta SPS KPI 2009 Pasal 7 ayat (1) dan ayat (2) huruf a" (www.kpi.go.id).
Seperti yang telah dikemukakan sebelumnya, tayangan On The Spot yang disiarkan oleh Trans7 merupakan tayangan yang menjadi trendsetterbagi stasiun televisi swasta lainnya di Indonesia. Terdapat beberapa tayangan yang mengikuti konsep On The Spotdengan information: documentary, seperti Top 5 di RCTI, Hot Spot di Global TV, Top Banget di Global TV, Woow…! dan Fenomania di ANTV, dan Spotlite yang berada di bawah naungan yang sama oleh On The Spot yakni Trans7.
Menurut Kikie Randini, Associate Director Communications and Marketing The Nielsen Company Indonesia periode 11-17 September 2011, di antara lima tayangan televisi seperti On The Spot (rata-rata jumlah penonton: 1.980 dan rating: 3,8 %), Spotlite(rata-rata jumlah penonton: 628 dan rating: 1,2 %), Top 5 (rata-rata jumlah penonton: 601 dan rating: 1,2 %) , Hot Spot (rata-rata jumlah penonton: 407 dan rating: 0,8 %), dan Woow…!(rata-rata jumlah penonton: 272 dan rating: 0,5 %) yang menggunakan gambar dari Youtube, khusus On The Spot mulai masuk deretan tayangan yang banyak ditonton sejak bulan April 2011 (http://kontan.realviewusa.com).
Dengan demikian, tayangan On The Spot merupakan tayangan yang banyak digemari oleh khalayak dalam menonton program televisi dan menjadi trendsetterbagi stasiun televisi swasta lainnya untuk menyiarkan program tayangan yang konsepnya mirip dengan On The Spot di Trans7. 
Peranan media terutama televisi sangat besar, media sebagai alat komunikasi massa dituntut untuk memenuhi kebutuhan dan kepuasan mahasiswa dalam memperoleh pengetahuan dan wawasan, terutama mahasiswa Universitas Hasanuddin. Universitas Hasanuddin merupakan salah satu universitas terbesar di Indoenesia khususnya di kawasan Indoensia Timur. Oleh karena itu, mahasiswa Universitas Hasanuddin dianggap layak untuk memberikan tanggapan (respon) terhadap tayangan On The Spot karena telah banyak memberikan kontribusi baik secara ilmiah ataupun non-ilmiah. Selain itu, mahasiswa dianggap sebagai salah satu khalayak yang aktif dalam pemilihan tayangan di televisi.
Mahasiswa cenderung akan mencari informasi yang dapat menambah wawasan dan pengetahuannya. Tayangan On The Spot merupakan salah satu tayangan televisi yang bermanfaat dan dapat dijadikan alternatif untuk menambah pengetahuan dan wawasan mahasiswa.
Berdasarkan apa yang dipaparkan di atas, penulis mencoba untuk mengkaji lebih jauh ke dalam bentuk penelitian skripsi komunikasi dengan judul :
“Tanggapan Mahasiswa Universitas Hasanuddin Terhadap Tayangan ‘On The Spot’ di Trans7”
Untuk mendapatkan file lengkap dalam bentuk MS-Word, (bukan pdf) silahkan klik Cara Mendapatkan File atau klik disini

Share this article :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Turorial Grapich Design and Blog Design - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger