Latest Post
Showing posts with label mplayer. Show all posts
Showing posts with label mplayer. Show all posts

Mplayer, Ubuntu dan Sebuah Error : ioctl dif1 : Input/output error

Written By Unknown on Monday, 4 May 2009 | 00:07



Kaffeine memutar VCD dengan sempurna



Kaffeine player



KMplayer memutar VCD dengan bagus



Pesan error pada Mplayer GUI





Salah satu fungsi utama komputer bagi saya (dan mungkin bagi banyak pengguna komputer yang lain) adalah sebagai pusat multimedia. Fungsi itu adalah mendengarkan koleksi musik, video musik dan film, dari media apapun, termasuk tentu saja dari media yang sudah sangat akrab bagi kita semua : VCD dan DVD.



Adakah yang istimewa sehingga saya ingin membahasnya di sini? Yap! Di Linux, kita sama sekali tidak kesulitan untuk melakukan kegiatan santai tersebut. Bahkan dalam beberapa segi, ada banyak pilihan aplikasi multimedia yang kompleks dan canggih di Linux, semisal yang sudah terkenal seperti aplikasi Music Organizer Amarok.



Dulu, saat saya masih menggunakan distribusi Ubuntu Dapper 6.06, saya selalu menggunakan aplikasi Mplayer GUI untuk meng-handle semua format video populer, dan tanpa masalah sama sekali. Dan sekarang, saya menggunakan distribusi Ubuntu Hardy 8.04, saya menemukan satu troubleshot saat saya memutar VCD dengan Mplayer GUI.



Hmmm! Kenapa ya?



Masalah pertama adalah muncul pesan error yang mengatakan bahwa driver video outpot (-vo) yang digunakan tidak tepat. Dan dari hasil Googling yang saya dapat, saya harus mengubah =-vo ke X11, dan berhasil!



Caranya mudah sekali. Pada jendela video Mplayer GUI, klik kanan pilih “Preferences”. Pada kotak dialog “Preferences” , pilih tab “Video”, dan pilih video driver yang “x11”. Jalankan ulang Mplayer dan buka VCD dengan opsi klik kanan “VCD>Open Disc”. Berhasil!



Tapi, masih ada pesan error lagi, yang bertuliskan :



ioctl dif1 : Input/output error.



Hmmm! Apa lagi ini? Saya coba Googling dan ternyata tidak menemukan penyelesaian juga! Memang VCD berjalan lancar, tetapi pesan error ini sangat menggangu kalau kita memutar VCD lagu yang terdiri dari banyak track.



Alih-alih saya bingung, saya coba menginstal semua aplikasi video player di Linux yang saya ketahui, dan saya coba satu per satu. Dan dari hasil percobaan tersebut, saya mendapat dua kandidat terbaik, yaitu Kmplayer dan Kaffeine. Keduanya aplikasi front-end untuk desktop KDE. Kalau Kmplayer adalah front-end GUI dari Mplayer untuk KDE, sedangkan Kaffeine adalah front-end Xine untuk KDE.



Jadi, penyelesian dari masalah pesan error Mplayer “ ioctl dif1 : Input/output error” menurut saya adalah :



Pertama, gunakan Kaffeine. Instalasi paket Kaffeine dan pendukungnya.

$ sudo apt-get install kaffeine kaffeine-gstreamer gstreamer0.10-ffmpeg gstreamer0.10-plugin-ugly. Jangan lupa juga instalasi paket w32codecs karena Kaffeine dapat bekerja dengan w32codecs (Paket w32codecs bisa kita dapatkan di medibuntu).



Satu kekurangan Kaffeine dalam memutar VCD adalah tidak bisa meloncat ke track yang kita inginkan dan hanya bisa menjalankan secara berurutan. Namun, secara keseluruhan, Kaffeine dapat memutar VCD dengan sangat lancar dan tanpa masalah. Selain untuk memutar VCD, Kaffeine dengan w32codecs, dapat memutar (mungkin) semua format video popluar yang ada di dunia ini dengan sempurna. Mulai dari Avi DivX, WMV, 3gp Quicktime, mp4, flv, .rmvb real, .mov real dan lain sebagainya.



Kedua, gunakan Kmplayer. Jangan lupa gunakan setting engine yang digunakan yaitu dengan engine Mplayer. Caranya klik kanan pada jendela window dan pilih opsi “Play With>Mplayer”. Satu kekurangan Kmplayer adalah, sama seperti Mplayer GUI, pada saat berganti track akan ada efek layar mati sesaat (berkedip). Tapi secara keseluruhan, Kmplayer dapat memutar VCD dengan sangat lancar, termasuk meloncat ke track berikutnya dalam VCD lagu secara acak.



Instalasi Kmplayer dan Mplayer. Karena Mplayer GUI error, lebih baik kita instalasi Mplayer No-GUI saja sebagai engine Kmplayer.



$ sudo apt-get install kmplayer mplayer-nogui



Terakhir, gunakan Mplayer no-GUI. Walau tidak praktis karena kita harus menjalankannya melalui terminal, Mplayer no-GUI dapat memutar VCD dengan sempurna dan tanpa “pesan error”. Perintah untuk menjalankan VCD adalah :

$ mplayer VCD://nomer_track

contoh :

$ mplayer VCD://2

Beberapa parameter untuk menjalankan Mplayer no-GUI bisa kita lihat dengan mengetikan :

$ mplayer

$ man mplayer



Untuk bahan perbandingan case-per-case yang mungkin berbeda pada tiap sistem, spesifikasi hardware komputer saya adalah sebagai berikut :

Prosesor Intel Pentium 4 R 2, 4 GHz

VGA Onboard SiS dan

Monitor Acer AC711 17 “ dengan resolusi 1280x1024 piksel.



Terakhir, saya hanya bisa mengucapkan, Happy Tux-ing ! Selamat bersenang-senang dengan desktop Linux!



Baca juga > | Best Linux Music Organizer | Update Usplash |



Linux Tanpa Internet? Siapa Takut?

Written By Unknown on Tuesday, 1 July 2008 | 18:09




Masalah utama bagi para pengguna pemula Ubuntu adalah : tidak bisa memutar VCD/DVD dan juga koleksi MP3. Ada Rhythmbox untuk manajemen musik, dan juga Totem sebagai default video player. Tapi tetap saja kedua aplikasi tersebut hanya mau memutar format-format open source yang sangat asing dan jarang digunakan.


Solusinya adalah : instal w32codecs sebagai codec multimedia komplit, dan install Mplayer sebagai default video player baru. Kemudian install XMMS sebagai music player yang baru.
Banyak forum-forum ubuntu di internet membahas hal tersebut, namun (setahu saya) semuanya menggunakan solusi online. Artinya, untuk menambah paket-paket tersebut, komputer ubuntu kita harus terhubung ke internet. NAH, DI SINI LAH MASALAH TERBESAR PERKEMBANGAN LINUX DI INDONESIA!


Sebagian besar pengguna komputer di negeri kita, belum terhubung ke internet. Masalahnya simpel, langganan internet (dalam paket apapun) masih tergolong kebutuhan yang mahal, dan masih sangat sedikit yang sudah mempunyai koneksi internet.


Padahal, solusi di forum-forum ubuntu di internet semuanya merujuk pada solusi online, bagaimana ini? JANGAN TAKUT! SEMUA ADA SOLUSINYA!
Baiklah, mari kita cari solusi itu!


Pertama, cari dan download paket w32codecs di internet.dari hasil searching saya, saya menemukan alamat server yang menyediakan w32codecs adalah sebagai berikut :
http://packages.medibuntu.org/pool/non-free/w/w32codecs/
Setelah masuk link di atas, ada daftar paket w32codecs dalam berbagai versi dan rilis. Downlodlah rilis yang terbaru (ada nama dengan rilis sesuai tanggal).


Kemudian, download Mplayer dan XMMS di repositori resmi ubuntu, yang beralamat di packages.ubuntu.com. Setelah masuk, carilah paket Mplayer dan XMMS di form search, setelah itu muncul daftar banyak paket yang dibutuhkan, komplit dengan semua dependency-nya. Sangat rumit, tapi tidak perlu bingung! Cari saja paket utama installer-nya, downloadlah paket itu.


Setelah terdownload, taruh semua pkaet download tadi di home, lalu install semua paket di atas, dengan perintah sudo dpkg -i *.deb


W32codecs akan lancar diinstall, tapi Mplayer dan XMMS pasti akan error, karena begitu banyak dependensi yang belum ada. Nah, disini kita harus telaten sedikit. Ambil selembar kertas, catat semua paket dependensi yang belum ada tersebut, lalu kita kembali ke warnet, dan download-lah semuanya satu per satu secara manual dari repositori resmi ubuntu.
Setelah semua terdownload, taruh di home, dan install ulang dengan sudo dpkg -i *.deb


Nah, sekarang ubuntu kita sudah siap memutar bermacam-macam file multimedia.
Untuk jaga-jaga, dan agar sewaktu-waktu diperlukan lagi, kumpulkan paket multimedia yang sudah kita download tadi ke dalam satu direktori, kemudian burn-lah ke CD, sehingga kapan2 kita butuh, tinggal di install.


Jadi, Linux tanpa koneksi internet, SIAPA TAKUT?


 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Turorial Grapich Design and Blog Design - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger